Site Links
Free 7 Network
Free Dating Sites
China ASEAN Free Trade Area atau CAFTA sampai hari ini masih menimbulkan banyak kontroversi pendapat terutama dari kalangan pebisnis di Indonesia. Bagaimana sebetulnya?
Dari sekilas pandangan saya pribadi tentu faktor keuntungan yang jelas untuk Indonesia adalah pada sektor pariwisata dan juga jika dilihat secara teoritis diberlakukannya CAFTA akan memberi keuntungan kepada konsumen. Harga-harga barang serta jasa menjadi lebih murah, sedangkan perusahaan-perusahaan didorong agar lebih kompetitif.
Manfaat positif lainnya dari pemberlakukan CAFTA bisa dipredisksi bahwa sejumlah produk barang dan jasa buatan Indonesia akan lebih mudah memasuki pasaran domestik China. Produk-produk hasil perkebunan seperti kakao, minyak kelapa sawit dan lain-lain misalnya.akan lebih mudah diterima dan dibeli konsumen China sebab lebih kompetitif.
Faktor kerugian yang banyak dikhawatirkan masyarakat Indonesia adalah masalah ketenagakerjaan , yaitu akan meningkatnya PHK dan pengangguran. Tapi karena kenyataanya pemerintah memang tetap memberlakukan CAFTA ini , maka diluar itu semua pemberlakuan CAFTA bisa dilihat dari manfaat positifnya yang mungkin saja lebih besar ketimbang efek negatifnya.
Jika kita kembali mencoba melihat sisi positif dari CAFTA maka bisa kita analisa bahwa jika dikatakan CAFTA akan berdampak negatif, maka hal itu karena mayoritas industri Indonesia mempunyai kesamaan dengan apa yang dihasilkan industri China. Maka bukankah itu bisa dijadikan motivasi Indonesia untuk lebih membangun masyarakat yang lebih produktif dan kreatif serta mandiri secara ekonomi.
Sekilas iklan lewat :